SEJENAK

A place where I can pour out everything that distract my mind.


Memangnya hidup itu perlombaan?

Jika tidak, mengapa banyak yang saling menjatuhkan hanya untuk mendapatkan hal yang ia anggap sebuah kemenangan?

Jika memang tujuannya adalah untuk mencapai sebuah kemenangan, bisa dijelaskan apa definisi kemenangan itu?

Setiap orang pasti dapat memberikan deskripsi yang berbeda terhadap kemenangan pun tujuan mereka. Lantas, mengapa harus dijadikan sebuah perlombaan jika sejak awal garis kemenangannya sudah tidak sama?

Read more...


Banyak yang bilang menjadi orang dewasa adalah hal yang cukup melelahkan. Seringkali orang yang sudah memiliki KTP, pekerjaan, dan penghasilan, serta orang yang sudah berada dalam usia di mana dia diharuskan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, dianggap sebagai orang dewasa.

Dulu waktu masih jadi anak sekolah, rasanya gue ingin cepat-cepat menjadi orang dewasa tanpa pernah paham maksud dewasa yang sesungguhnya. Setelah dipikir-pikir, mungkin dulu keinginan itu terlintas karena rasa penasaran terhadap hal-hal yang hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang katanya sudah 'dewasa'.

Read more...


Akhir Januari 2021, bisa dibilang adalah awal tahun yang cukup berat untuk gue lalui.

Banyak sekali hal diluar ekspektasi yang datang bertubi-tubi. Rasanya seperti mimpi buruk yang nggak berujung. Perasan bersalah, cemas, khawatir, sedih, marah, kesal, kecewa, hampir gue rasakan setiap malam sejak gue harus diisolasi di wisma atlet.

Read more...


Pernah merasa kalau orang lain bergerak terlalu cepat dan meninggalkan kita yang bahkan belum memulai apapun?

Sejak menginjak tingkat akhir, gue seringkali merasakan hal tersebut.

Rasanya seperti ada banyak sekali hal yang harus dikejar secepat mungkin, dan ketika orang lain lebih dulu sampai ke titik yang dikejar, gue benar-benar merasa tertinggal jauh.

Read more...


Akhir-akhir ini banyak sekali hal yang gue alami, dan berujung menjadi pikiran-pikiran kecil yang sebetulnya belum tentu terjadi.

Mungkin memang lagi masanya, tapi dampak yang diberikan kepada kegiatan sehari-hari, juga perasaan gue itu cukup besar.

Read more...


Aku pikir, sejauh ini kita sama.

Nyatanya, kita adalah dua yang berbeda.

Meskipun terlihat begitu samar, perbedaan itu amat terasa.

Sepertinya selama ini aku lebih memilih berpura-pura buta akan perbedaan-perbedaan samar itu, tetapi satu yang tak bisa dipungkiri, perasaan itu selalu ada.

Read more...


Kamu nggak akan pernah tau apa atau bagaimana isi hati seseorang.

Banyak, banyak sekali orang yang hatinya sudah hancur berkeping-keping, tercabik-cabik, tak berbentuk, tetapi tidak menunjukkannya kepada siapapun.

Banyak pula orang yang isi hatinya sedang mendung, kelabu, redup, tetapi tetap menampilkan senyum terbaik yang ia miliki.

Read more...


Ada kalanya gue ingin sekali menulis, tapi malah nggak bisa mendeskripsikan apapun yang gue rasa pun yang ada di kepala.

Mungkin, itu sebabnya kenapa belakangan ini gue jarang sekali menulis.

Read more...


Sejak gue kecil, orang-orang selalu mengajarkan bahwa menangis itu nggak akan bisa menyelesaikan apapun.

Banyak yang bilang, “Jangan nangis,” atau “Gaboleh nangis!” seakan-akan menangis adalah hal terlarang yang nggak boleh dilakukan dunia ini.

Miris, ya?

Read more...


Hai, ini catatan dari seorang pesimis yang kerap kali merasa ragu akan hal-hal yang ingin sekali ia lakukan.

Ini juga merupakan catatan dari seorang dengan banyak pikiran-pikiran nggak mengenakkan yang seringkali bermunculan di kepalanya.

Kasihan, ya?

Read more...