Antara kita.
Aku pikir, sejauh ini kita sama.
Nyatanya, kita adalah dua yang berbeda.
Meskipun terlihat begitu samar, perbedaan itu amat terasa.
Sepertinya selama ini aku lebih memilih berpura-pura buta akan perbedaan-perbedaan samar itu, tetapi satu yang tak bisa dipungkiri, perasaan itu selalu ada.
Mungkin perbedaan itu sengaja dibuat agar kita dapat saling mendekat. Namun ada kalanya, ia membuat kita seringkali berdebat hebat.
Dua kutub magnet yang saling berbeda, mau diupayakan seperti apapun tidak akan sama. Memang sudah begitu adanya. Tetapi walaupun begitu, keduanya dapat menjadi satu yang saling mendamba.
Lain halnya dengan sepatu yang berbeda dan dimasukkan bersebelahan ke dalam satu kotak. Akan terlihat aneh. Bahkan tidak sedikit yang merasa bahwa sang pengirim mengirimkan sepatu yang salah hanya karena perbedaan itu.
Kamu dan aku, adalah dua buah magnet atau sepasang sepatu yang berbeda?
Haruskah kita terus berusaha? atau berhenti sampai di sini saja?